Langsung ke konten utama

Apakah Kepala Gudang tahu ?

Di hampir semua Perusahaan tiap bulan dilakukan stokopname.
Stokopname seperti ritual yang mesti dilakukan, supaya Accounting dan Gudang secara moral rasanya 'nyaman' dan bertanggung jawab.

Pertanyaannya : Apakah Kepala Gudang tahu jika barang di gudangnya hilang 1,2,3,.. dus?


Beberapa tahun lalu di Harian Pikiran Rakyat, di Bandung, muncul berita di halaman 1:
"Perusahaan X, manufaktur sepatu, kehilangan beberapa ribu pasang sepatu..."

Mungkinkah sepatu di Perusahaan X itu hilang, jika tidak terjadi perampokan besar?
Bisa saja terjadi.
Yang terjadi bukan perampokan besar, tapi 'perampokan kecil' yang terjadi setiap hari, sehingga akumulasinya menjadi ribuan pasang sepatu.


Hal serupa juga bisa terjadi di Perusahaan Bapak/Ibu.

Pertanyaan yang mesti ditanyakan ke Kepala Gudang adalah :

Apakah kamu tahu jika barang di gudang hilang 1,2,3,.. dus?
Dimulai dari angka 1, biasanya Kepala Gudang yang jujur akan menjawab tidak tahu, dilanjut ke angka 2,3, ... biasanya tetap jawabnya tidak tahu,

Mengerikan bukan, setiap bulan distokopname tapi hilang banyak dus tidak tahu.


Jika jawaban atas pertanyaan ini penting untuk Perusahaan Bapak/Ibu, silahkan hubungi kami untuk jalan keluarnya. Konsultasi dan jawaban akan kami berikan free tlp/online.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Struktur organisasi

Tahukah anda bahwa struktur organisasi gudang akan sangat mempengaruhi akurasi data stok gudang ?

Satu hari saya masuk ke gudang Manufaktur Kimia besar di Bandung, sekitar 90% areal Pabrik adalah gudang.
Gudang everywhere !

Di gudang saya berbincang dengan Supervisor gudangnya, beliau menyampaikan masalah akurasi di gudang-gudangnya.

Di sana, struktur organisasinya sbb :
Kabag gudang (Supervisor), di bawahnya ada kepala gudang kemasan, kepala gudang bahan baku bubuk, dsb.
Jadi ada banyak kepala gudang, dan masing-masing mengepalai bahan tertentu.
Yang dimaksud gudang di sini adalah logical warehouse.

Di setiap gudang isinya bisa campur, jadi ada kemasan ada bahan baku bubuk, dsb
Karena struktur organisasi demikian, orang gudang bisa masuk bebas berseliweran ke hampir semua gudang.

Kemudian saya sampaikan : "Problem akurasi di gudang-gudang Bapak, karena struktur organisasinya tidak tepat".

Setelah saya katakan itu, beliau kaget, beliau bilang : "Pantesan, sudah saya pik…

Layout gudang

Jika kita tanya kepada Kepala gudang atau Manager Logistik : "Apakah gudang Bapak/Ibu sudah ada layoutnya ?", apa kira-kira jawab mereka ?
Mereka bilang " .. ada, gudang saya ada layoutnya", tapi kebanyakan yang disebut layout gudang adalah layout berdasarkan barang.
Di gudang, mungkin ditempel-tempel kertas seperti di Supermarket, yang tulisannya nama barang, atau digantung-gantung kertas seperti itu memakai tali jemuran.

Benarkah layout seperti itu ? Apakah layout yang demikian membantu mempermudah pencarian barang ?

Di workshop gudang, saya sering bercanda, saya bilang : "... jika orang gudang pulang ke rumahnya, orang gudang membawa serta juga data layout gudangnya". Layout gudang adalah asset perusahaan, seharusnya tidak ikut dibawa pulang.

Saya pernah datang ke satu Perusahaan Manufaktur dan masuk ke gudangnya, rupanya hari itu adalah hari pertama kepala gudangnya resign.
Personi gudang kewalahan mencari barang, karena layout gudang mereka ikut res…

Tipe barcode untuk Gudang

Paling sedikit ada 3 tipe barcode yang dapat kita gunakan di gudang/produksi.


Tipe 1 : Barcode Supermarket
Di Indonesia menggunakan simbologi EAN-13.
Barang yang sama menggunakan barcode yang sama.
Contoh :  Ada 2 bungkus Supermie kari ayam, maka keduanya memiliki barcode yang sama.

Barcode ini dibuat sebenarnya bukan untuk intern Perusahaan tapi untuk Customer.

Hampir semua Tim IT hanya mengerti tipe barcode ini, karena ini yang kerap ditemui di retail/Supermarket. Pada banyak kasus, menurut saya pilihan ini keliru.


Tipe 2 : Barcode Batch
Kemasan/Dus dengan batch sama akan memiliki barcode yang sama.


Tipe 3 : Barcode Serial
Tiap Dus/palet pasti memiliki barcode yang berbeda, walaupun barangnya sama.



Akurasi yang paling tinggi adalah barcode tipe 3 karena tidak bisa discan 2x atau lebih.
Operasional di gudang paling cepat adalah tipe 3 karena, hampir di semua transaksi tidak perlu scan barcode lokasi (kecuali put away).
Traceability paling tinggi adalah tipe 3, karena lebih rinci dari…