Langsung ke konten utama

Biar Saja, Sudah Cape Nih

Ada Perusahaan Manufaktur yang akan stokopname pada hari minggu, dan saya diajak mereka untuk bergabung.
Di gudang tempat stokopname, yang lumayan besar, sudah dipasang 4 komputer untuk langsung entry hasil stokopname dari form stokopname yang sudah diisi oleh petugas stokopname.
Kami mulai sekitar Pk.08 pagi dan selesai Pk.14.00,- (istirahat sih makan dulu).

Setelah 'beres' stokopname Pk14.00 saya mengajak Manager Gudangnya untuk menguji hasil stokopname (hasil entry yang sudah diverifikasi) dengan fisik barang.
Kami menguji 10 lokasi barang, dan hasilnya 8 dari 10 adalah salah, yang benar cuma 2 lokasi.

Kami menguji sekitar 30 menit, melihat hasil itu saya bertanya kepada Manager Gudang : 
"Apakah hasil stokopname akan diperbaiki untuk lokasi lainnya ?".

Manager Gudang berkoordinasi dengan personil gudang lainnya dan sepakat menjawab : "Biar aja deh, sudah cape nih".

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Struktur organisasi

Tahukah anda bahwa struktur organisasi gudang akan sangat mempengaruhi akurasi data stok gudang ? Satu hari saya masuk ke gudang Manufaktur Kimia besar di Bandung, sekitar 90% areal Pabrik adalah gudang. Gudang everywhere ! Di gudang saya berbincang dengan Supervisor gudangnya, beliau menyampaikan masalah akurasi di gudang-gudangnya. Di sana, struktur organisasinya sbb : Kabag gudang (Supervisor), di bawahnya ada kepala gudang kemasan, kepala gudang bahan baku bubuk, dsb. Jadi ada banyak kepala gudang, dan masing-masing mengepalai bahan tertentu. Yang dimaksud gudang di sini adalah logical warehouse. Di setiap gudang isinya bisa campur, jadi ada kemasan ada bahan baku bubuk, dsb Karena struktur organisasi demikian, orang gudang bisa masuk bebas berseliweran ke hampir semua gudang. Kemudian saya sampaikan : "Problem akurasi di gudang-gudang Bapak, karena struktur organisasinya tidak tepat". Setelah saya katakan itu, beliau kaget, beliau bilang : "Pantesan

Layout gudang

Jika kita tanya kepada Kepala gudang atau Manager Logistik : "Apakah gudang Bapak/Ibu sudah ada layoutnya ?", apa kira-kira jawab mereka ? Mereka bilang " .. ada, gudang saya ada layoutnya", tapi kebanyakan yang disebut layout gudang adalah layout berdasarkan barang. Di gudang, mungkin ditempel-tempel kertas seperti di Supermarket, yang tulisannya nama barang, atau digantung-gantung kertas seperti itu memakai tali jemuran. Benarkah layout seperti itu ? Apakah layout yang demikian membantu mempermudah pencarian barang ? Di workshop gudang, saya sering bercanda, saya bilang : "... jika orang gudang pulang ke rumahnya, orang gudang membawa serta juga data layout gudangnya". Layout gudang adalah asset perusahaan, seharusnya tidak ikut dibawa pulang. Saya pernah datang ke satu Perusahaan Manufaktur dan masuk ke gudangnya, rupanya hari itu adalah hari pertama kepala gudangnya resign. Personi gudang kewalahan mencari barang, karena layout gudang mereka

After Covid-19 : Efisiensi di gudang dan produksi

Apa yang dapat diefisiensikan di gudang ? Zero admin : Berapa banyak Rp yang dapat disave? Mengurangi isi gudang yang berlebih. Mengapa isi gudang bisa berlebih ?  Karena 1 barang tersebar di banyak lokasi dan personil gudang dan procurement tidak mengetahui ini. Bagaimana kita tahu bahwa barang itu tersebar ? Barang deadstock dan slow moving.  Bagaimana mengetahui hal ini ? Berdasarkan umur barang 'nginap' di gudang. Lakukan 'cuci gudang'. Bagaimana kita tahu umur barang ? Kecepatan tiap personil gudang. Bagaimana mengetahui hal ini? Monitoring waktu yang dibutuhkan untuk suatu proses, misal : picking, putaway, dsb. Jam efektif kerja tiap personil dapat dipantau. Misal : si A hari ini bekerja 5 jam, si B 4 jam, dsb. $$ Jumlah pengiriman dapat bertambah dengan jumlah personil yang sama. Bagaimana kita bisa monitoring hal ini? Apa yang dapat diefisiensikan di produksi ? Zero Admin : Berapa banyak Rp yang dapat disave? Monitoring pengambilan bahan bak