Langsung ke konten utama

Pernahkan 1 kali saja stokopname benar?


Kami pernah memberikan Workshop Pembenahan gudang di sebuah Perusahaan Manufaktur di Jatiuwung Tanggerang.

Peserta Workshop cukup banyak (+- 50 orang), kemudian saya mengatakan "... saya sudah menangani gudang dari tahun 1986", kemudian saya tanya ke peserta, adakah yang lebih lama dari saya di gudang ?
Ada seorang peserta, Bapak tua, yang mengangkat tangan, beliau bilang "Saya Pak, saya sudah di gudang 30 tahun, setiap bulan melakukan stokopname".
Jadi beliau sudah melakukan stokopname sebanyak : 30 * 12 = 360 kali.

Kemudian saya tanyakan 1 hal kepada beliau : "Pernahkan dari 360 kali stokopname itu, 1 kali saja benar : stokopname = stok komputer ?
Beliau dengan jujur dan tidak memikirkan gengsi berkata "Belum pernah 1 kalipun sama".

Saya juga sering memberikan pertanyaan ke Perusahaan-perusahaan : "Yakinkah akan data hasil stokopname ?"
Hampir semua mengatakan "Yakin, yakin salah !"

Jika ke-2 pertanyaan di atas saya tanyakan kepada Personil gudang Perusahaan Bapak/Ibu, kira-kira apakah jawabannya ?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Struktur organisasi gudang

Tahukah anda bahwa struktur organisasi gudang akan sangat mempengaruhi akurasi data stok gudang ?

Satu hari saya masuk ke gudang Manufaktur Kimia besar di Bandung, sekitar 90% areal Pabrik adalah gudang.
Gudang everywhere !

Di gudang saya berbincang dengan Supervisor gudangnya, beliau menyampaikan masalah akurasi di gudang-gudangnya.

Di sana, struktur organisasinya sbb :
Kabag gudang (Supervisor), di bawahnya ada kepala gudang kemasan, kepala gudang bahan baku bubuk, dsb.
Jadi ada banyak kepala gudang, dan masing-masing mengepalai bahan tertentu.
Yang dimaksud gudang di sini adalah logical warehouse.

Di setiap gudang isinya bisa campur, jadi ada kemasan ada bahan baku bubuk, dsb
Karena struktur organisasi demikian, orang gudang bisa masuk bebas berseliweran ke hampir semua gudang.

Kemudian saya sampaikan : "Problem akurasi di gudang-gudang Bapak, karena struktur organisasinya tidak tepat".

Setelah saya katakan itu, beliau kaget, beliau bilang : "Pantesan, sudah saya pik…

Layout gudang

Jika kita tanya kepada Kepala gudang atau Manager Logistik : "Apakah gudang Bapak/Ibu sudah ada layoutnya ?", apa kira-kira jawab mereka ?
Mereka bilang " .. ada, gudang saya ada layoutnya", tapi kebanyakan yang disebut layout gudang adalah layout berdasarkan barang.
Di gudang, mungkin ditempel-tempel kertas seperti di Supermarket, yang tulisannya nama barang, atau digantung-gantung kertas seperti itu memakai tali jemuran.

Benarkah layout seperti itu ? Apakah layout yang demikian membantu mempermudah pencarian barang ?

Di workshop gudang, saya sering bercanda, saya bilang : "... jika orang gudang pulang ke rumahnya, orang gudang membawa serta juga data layout gudangnya". Layout gudang adalah asset perusahaan, seharusnya tidak ikut dibawa pulang.

Saya pernah datang ke satu Perusahaan Manufaktur dan masuk ke gudangnya, rupanya hari itu adalah hari pertama kepala gudangnya resign.
Personi gudang kewalahan mencari barang, karena layout gudang mereka ikut res…

Saya tidak mau ikut stokopname

Saya punya teman, Manager IT di Pabrik plastik besar, sekarang beliau sudah almarhum, sudah senang di atas sana.
Beberapa kali saya mengunjungi Perusahaan itu, satu hari saya diajak beliau masuk ke gudang Finished good.

Di gudang, mereka menerapkan sistem Fixed location, jadi ada rak-rak yang kosong, karena barang untuk lokasi tsb tidak ada, tapi lorong-lorong banyak yang diisi barang karena lokasi yang diperuntukkan untuk barang tsb sudah penuh.

Di gudang itu, kita ngobrol, beliau bilang "dulu saya biasa ikut stokopname kalau akhir bulan, sudah berapa bulan saya tidak pernah mau ikut stokopname lagi".
Saya tanya : "Kenapa Pak ?".
Beliau bilang "Di sini stokopname seperti ritual, tiap bulan dilakukan, walaupun sudah tahu tidak akan dapat memberikan hasil stokopname yang benar"
Beliau bilang "Saya masih punya hati nurani untuk tidak ikut stokopname"

Bagaimana stokopname bulanan di gudang Bapak/Ibu ?
Apakah kita masih punya hati nurani ?

Website…