Langsung ke konten utama

Dilarang tidur di gudang


Beberapa tahun lalu, saya diajak oleh keponakan Owner Supermarket terbesar di Bandung, melihat-lihat Pabrik yang sudah tidak berproduksi, untuk dipakai sebagai support DC mereka.

Kami melihat-lihat areal Pabrik kosong tsb, akhirnya sampai di gudang, yang juga sudah kosong.

Di dinding gudang kosong masih tertempel karton, dengan huruf besar bertuliskan : Dilarang tidur di gudang.

Di setiap Workshop gudang saya selalu bertanya kepada Kepala/Personil gudang : "Jika tidak ada barang keluar/masuk ke gudang, apa yang personil gudang kerjakan ?"
Jawaban terbanyak : "Beres-beres gudang".

Jika saya tanya lagi : bagaimana cara beres-beresnya ? hampir semua gelagapan untuk menjawabnya.

Berdasarkan pengamatan di banyak gudang, rata-rata personil gudang idle kurang lebih 2 jam / hari.

Ironisnya di saat gudang perlu dibenahi, personilnya idle 2 jam / hari.

Bagaimana dengan gudang Bapak/Ibu, adakah tulisan "Dilarang tidur di gudang" ?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Struktur organisasi

Tahukah anda bahwa struktur organisasi gudang akan sangat mempengaruhi akurasi data stok gudang ? Satu hari saya masuk ke gudang Manufaktur Kimia besar di Bandung, sekitar 90% areal Pabrik adalah gudang. Gudang everywhere ! Di gudang saya berbincang dengan Supervisor gudangnya, beliau menyampaikan masalah akurasi di gudang-gudangnya. Di sana, struktur organisasinya sbb : Kabag gudang (Supervisor), di bawahnya ada kepala gudang kemasan, kepala gudang bahan baku bubuk, dsb. Jadi ada banyak kepala gudang, dan masing-masing mengepalai bahan tertentu. Yang dimaksud gudang di sini adalah logical warehouse. Di setiap gudang isinya bisa campur, jadi ada kemasan ada bahan baku bubuk, dsb Karena struktur organisasi demikian, orang gudang bisa masuk bebas berseliweran ke hampir semua gudang. Kemudian saya sampaikan : "Problem akurasi di gudang-gudang Bapak, karena struktur organisasinya tidak tepat". Setelah saya katakan itu, beliau kaget, beliau bilang : "Pantesan

Layout gudang

Jika kita tanya kepada Kepala gudang atau Manager Logistik : "Apakah gudang Bapak/Ibu sudah ada layoutnya ?", apa kira-kira jawab mereka ? Mereka bilang " .. ada, gudang saya ada layoutnya", tapi kebanyakan yang disebut layout gudang adalah layout berdasarkan barang. Di gudang, mungkin ditempel-tempel kertas seperti di Supermarket, yang tulisannya nama barang, atau digantung-gantung kertas seperti itu memakai tali jemuran. Benarkah layout seperti itu ? Apakah layout yang demikian membantu mempermudah pencarian barang ? Di workshop gudang, saya sering bercanda, saya bilang : "... jika orang gudang pulang ke rumahnya, orang gudang membawa serta juga data layout gudangnya". Layout gudang adalah asset perusahaan, seharusnya tidak ikut dibawa pulang. Saya pernah datang ke satu Perusahaan Manufaktur dan masuk ke gudangnya, rupanya hari itu adalah hari pertama kepala gudangnya resign. Personi gudang kewalahan mencari barang, karena layout gudang mereka

After Covid-19 : Efisiensi di gudang dan produksi

Apa yang dapat diefisiensikan di gudang ? Zero admin : Berapa banyak Rp yang dapat disave? Mengurangi isi gudang yang berlebih. Mengapa isi gudang bisa berlebih ?  Karena 1 barang tersebar di banyak lokasi dan personil gudang dan procurement tidak mengetahui ini. Bagaimana kita tahu bahwa barang itu tersebar ? Barang deadstock dan slow moving.  Bagaimana mengetahui hal ini ? Berdasarkan umur barang 'nginap' di gudang. Lakukan 'cuci gudang'. Bagaimana kita tahu umur barang ? Kecepatan tiap personil gudang. Bagaimana mengetahui hal ini? Monitoring waktu yang dibutuhkan untuk suatu proses, misal : picking, putaway, dsb. Jam efektif kerja tiap personil dapat dipantau. Misal : si A hari ini bekerja 5 jam, si B 4 jam, dsb. $$ Jumlah pengiriman dapat bertambah dengan jumlah personil yang sama. Bagaimana kita bisa monitoring hal ini? Apa yang dapat diefisiensikan di produksi ? Zero Admin : Berapa banyak Rp yang dapat disave? Monitoring pengambilan bahan bak